Sosok
Pelayanan Terpadu
Pengunjung
  Visitors : 1421015
  Hits : 84980
  Online : 19
Senin, 22 Desember 2014 / 28 Safar 1436 H
Potensi Perdagangan

Sekalipun kegiatan perdagangan mengalami kelesuan sebagai akibat dari krisi global, Pemerintah kabupaten Sijunjung tetap berupaya seoptimal mungkin agar sektor perdagangan ini tetap aktif dan memberi kontribusi bagi peningkatan pendapatan daerah dan masyarakat. Dalam menunjang sektor perdagangan dan pengembangan usaha daerah, Pemerintah kabupaten Sijunjung menyediakan beberapa fasilitas, antara lain :

1.   1 buah Pasar Umum (Pasar Lokal) yang berada di Ibukota Kabupaten
2. 48 buah Pasar Tradisional (Pasar Nagari) yang tersebar di 8 Kecamatan

 

Jumlah Pasar Tradisional

Peningkatan jumlah pasar menandakan bahwa roda perekonomian berputar dengan baik. Secara geoekonomis, Sijunjung terintegrasi dengan kawasan pertumbuhan Propinsi Riau. Perdagangan antar daerah telah banyak membawa pertukaran produk-produk pertanian, perkebunan dan peternakan. Pembangunan sektor perdagangan ditujukan pada meningkatnya kemandirian perekonomian, terutama peningkatan eksport non migas ke daerah lain, dan upaya peningkatan mutu/daya saing usaha kecil dan menengah agar mampu lebih berperan dalam persaingan global, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat serta mampu memberikan kontribusi bagi peningkatan pendapatan daerah.

 

Perdagangan

Sesuai dengan Peraturan Bupati Sawahlunto/Sijunjung Nomor 3 Tahun 2008 tentang Pedoman Umum Pengelolaan Pasar di Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung, Pasar menurut statusnya terdiri dari Pasar Serikat dan Pasar Nagari. Pada tahun 2013 terdapat 52 pasar yang terdiri dari 48 pasar nagari, 2 pasar serikat dan 2 pasar daerah.
Di Kabupaten Sijunjung terdapat 1 pasar ternak yang bersifat regional yaitu pasar ternak Palangki yang pengelolaannya dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pasar ternak Palangki yang merupakan unsur pelaksana teknis operasional Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sijunjung dan 1 pasar lokal yaitu pasar ternak Kumanis yang sudah berdiri sejak tahun 1960 dan direvitalisasi pada tahun 2010 dengan dana APBN yang merupakan penyangga pasar ternak Palangki.

 

Koperasi

Jumlah KUD pada tahun 2013 tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yaitu 43 KUD. Namun, di tahun ini mengalami penurunan jumlah KUD yang aktif, yang mana pada tahun 2012 terdapat 22 KUD aktif menjadi 4 KUD aktif pada tahun 2013.

Jumlah anggota yang tercatat di seluruh KUD tahun 2013 sebanyak 12.819 orang, terlihat sedikit mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2012 yang berjumlah 12.708 orang. Sedangkan jumlah anggota Koperasi Non KUD terlihat mengalami penurunan menjadi 18.067 orang pada tahun 2013, sedangkan pada tahun 2012 adalah sebanyak 18.355 orang.

Sisa Hasil Usaha KUD dan Volume Usaha KUD Kabupaten Sijunjung tahun 2013 mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Untuk SHU KUD sebanyak 9.847.814.000 rupiah pada tahun 2013 dan 9.390.018.000 rupiah pada tahun 2012. Sedangkan untuk Volume Usaha KUD megalami peningkatan yang cukup signifikan dimana pada tahun 2013 Rp331.279.627 dan tahun 2012 sebanyak 123.514.571 rupiah. Begitu juga dengan SHU Koperasi Non KUD juga mengalami peningkatan dari 2.162.649.000 rupiah menjadi 3.462.779.000 rupiah, juga dengan Volume Usahanya yang mengalami peningkatan dari 81.887.537.000 rupiah menjadi 331.279.627 rupiah.

 

Langkah-langkah yang ditempuh dalam rangka peningkatan usaha perdagangan dan dunia usaha antara lain :

a.   Pengembangan Sistem Informasi
b.   Penyuluhan perdagangan dan pertumbuhan dunia usaha
c.   Promosi Produk Daerah
d.   Pembinaan tertib niaga dan perlindungan konsumen
e.   Pengembangan informasi potensi ekonomi dan profil investasi daerah
f.   Bimbingan teknis pemasaran komoditas
g.   Bimbingan dan penyuluhan pedagang pasar akan standarisasi dan pengendalian mutu


Peluang investasi di sektor perdagangan di Kabupaten Sijunjung, antara lain :

a.   Pengembangan Pasar Modern, lengkap dengan buah, sayur, daging dan kebutuhan sehari-hari lainnya dengan lokasi di
Nagari Sijunjung.
b.   Rencana pengembangan SPBU Pertamina “Pasti Pas” dengan lokasi di Nagari Muaro Sijunjung di Ibukota Kabupaten.

 

*terakhir diperbaharui : November 2014 (admin)