Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu, Mengelola Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Dengan Sistem Terpadu yang diselengarakan oleh Kantor lingkungan Hidup, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu
Visitors : 645055 Hits : 14079 Online : 7 |
Secara regional Kab. Sijunjung terletak pada bagian tengah cekungan Ombilin yang merupakan bagian dari Cekungan Sumatera Tengah. Menurut Koesoemadinata (Vide, Sukendar Asikin, 1987), Cekungan Ombilin ini mempunyai panjang 60 km dan lebar 25 km. Pada cekungan ini terdapat dua formasi batuan yaitu: Anggota Bawah Formasi Ombilin dan Anggota Atas Formasi Ombilin. Stratigrafinya terdiri dari batuan sedimen yang berumur tersier, batuan metamorf yang berumur Pra-Tersier & batuan intrusi yang berumur Trias. Dengan kondisinya yang seperti itu maka daerah ini menyimpan sumber daya mineral dan energi yang cukup potensial, seperti; batu kapur, marmer, granit, andesit, grafit, kalsit, kaolin, pasir kuarsa, fosfat, silika, lempeng kuarsit, emas, hingga batubara.
1. Dalam konteks batubara, Sijunjung menyimpan potensi ini cukup baik, yakni sekitar 5.000 kalori hingga 6.900 kalori dan dieskpor ke India serta Malaysia. Pangsa pasar utama dari batubara ini adalah PT. Semen Padang, PT Petu Sijantang dan PT. RAPP Riau.
2. Potensi Migas Kab. Sijunjung tercakup di bagian tenggara blok Singkarak yang merupakan wilayah kerja seluas 7.298 km persegi yang telah dikerjakan oleh CHEVRON SINGKARAK, INC, dengan operator Esso Singkarak Sekiyu Kaihatsa, SA. Kontrak yang berlaku dari tanggal 12 Februari 1981 - 12 Februari 2001, pada tanggal 18 Maret 1985 dikembalikan sepenuhnya (relinguished) oleh Chevron Singkarak Inc kepada pemerintah.
Berdasarkan data DIRJEN MIGAS, ada beberapa sumur bor migas yang pernah dikerjakan di Kab.Sijunjung :
1. LANTJANG-1, Koordinat 00 46’ 49,008” LS dan 1000 55’ 5,9988” BT. Pemerintahan berada di Nagari Lalan Kecamatan Lubuk Tarok. Kegiatan pemboran dilaksanakan oleh PT. Caltex Pasific Indonesia dari tanggal 6 Juni sampai 2 Juli 1972. Berdasarkan analisa serpihan pengeboran (cutting) selama pengeboran ditemukan akumulasi hidrokarbon pada 3 lapisan pasir di group Sihapas, namun berdasarkan analisis dan hasil evaluasi, sumur ini belum ekonomis sehingga ditutup (plugged and
Data Teknis Pengeboran
- Kedalaman total : 7.071 ft
- Elevasi : 73,79 ft
- Kedalaman Formasi Telisa : 5.230 – 5.142 ft
- Kedalaman Group Sihapas : 5.794 - 5.886 ft
- Basement : 7.056 – 6.968
2. SINAMAR SOUTH-1, Koordinat 00 40’ 48,3492” LS dan 1000 54’ 41,1984” BT. Pemerintahan berada di Sawah Darek, Jorong Sungai Gemuruh, Nagari Padang Laweh, Kecamatan Koto VII. Pada sumur bor ini, yang dikerjakan oleh Apache Oil Sumatera Inc, dari tanggal 14 Oktober 1994 - 15 Nopember 1994, ditemukan hidrokarbon pada batupasir berbutir halus di Formasi Sawah Tambang dan Ombilin.
Data Teknis Pemboran
- Kedalaman total : 3.800 ft
- Elevasi : 554,4 ft dpl
- Elevasi Rig (RKB) : 575,9 ft dpl
3. SINAMAR-1, Koordinat 00 37’ 57’6984” LS dan 1000 52’ 57” BT. Secara administrasi pemerintahan berada di Pal X, Bukit Gombak, Jorong Sungai Gemuruh, Nagari Padang Ladang Laweh, Kecamatan Koto VII. Kegiatan Pemboran dilaksanakan oleh PT. Caltex Pasific Indonesia dari tanggal 23 Nopember 1983-12 Mei 1984. Dari analisis data yang ada, diperkirakan sumur bor ini mengandung gas sebanyak 43 milyard kaki kubik atau 43 BCF dan kondensat sebanyak 725.000 barel.
Data Teknis Pemboran
- Kedalaman total : 9.902 ft
- Elevasi : 657,4 ft
- Elevasi Rig (RKB) : 679,4 ft
| No | Jenis | Lokasi | Cadangan | Penyebaran |
| 1. | Batu Kapur/marmer | Kecamatan Tanjung Gadang | ||
|
- Bukit Sangkar Ayam Tj. Lolo - Bukit Talang Liang, Bukit Sebelah & Bukit Talaung Tj. Lolo |
75 juta Ton 200 juta Ton |
200 Ha 500 Ha |
||
| Kecamatan Sumpur Kudus | ||||
| - Tamparungo | 100 juta M³ | 200 Ha | ||
| Kecamatan Sijunjung | ||||
|
- Nagari Solok Amba - Silokek, Durian gadang |
100 Juta M3 100 Juta M3 |
150 Ha 150 Ha |
||
| 2. | Grafit | Kamang Baru | ||
|
- Bukit Sungai Cengar Desa Kamang Km 10 Jalan Kiliran Jao |
Ratusan Ton | 30 Ha | ||
| 3. | Andesit | Perbukitan Salo Kecamatan Tanjung Gadang | Jutaan M3 | 200 Ha |
| 4. | Granit | Kecamatan Tanjung Gadang | ||
|
- Lubuk Talang Bancah, Sibangkur - Bukit Langki |
14.000.000 M3 8.000.000 M3 |
200 Ha 100 Ha |
||
| Kecamatan Sumpur Kudus | 10.000.000 M3 | 100 Ha | ||
| - Antara Sibiluru-Sumpur Tamparungo | 100.000.000 M3 | 500 Ha | ||
| Bukit Lubuk Dadap Kampung Dalam Lubuk Tarok | 10.000.000 M3 | 200 Ha | ||
| Kecamatan Sijunjung | ||||
| - Nagari Silokek, Durian Gadang | 100.000.000 M3 | 100 Ha | ||
| 5. | Kalsit | Solok Amba, Kecamatan Sijunjung | Tak terbatas | 175 Ha |
| 6. | Kaolin |
- Bukit Pulasan & Bukit Perhentian Pulasan Kec.Tjg. Gadang - Padang laweh Kec. Koto VII |
5.000.000 M3
|
200 Ha
|
| 7. | Pasir Kuarsa | Palangki | 10.000.000 M3 | 200 Ha |
| 8. | Pospat | Ngalau Buo, ngalau Kaciak Muko-muko | - | - |
| 9. | Lempung / Clay | Kecamatan Tanjung Gadang - Bukit Padang Lawas Pulasan Kecamatan Sijunjung - Kelurahan Muaro Gambok, Ipuh Muaro - Taratak - Padang Sibusuk Barat |
JUTAAN M3 JUTAAN M3 |
Cukup Luas Cukup Luas |
| 10. | Kuarsit | - Mengganti, Tamparungo Sumpur Kudus - Batang Palangki, Tambang Emas, Muaro Bodi - IV Nagari |
Ribuan M3 Terbatas Terbatas |
Cukup Luas Tersebar Tersebar |
| 11. | Sirtukil | - Batu gandang Koto Panjang V Koto Tangah Kec. Koto VII - Batang Palangki |
JUTAAN M3 JUTAAN M3 |
Cukup Luas Cukup Luas |
|
12.
|
Batu Bara
|
- Kecamatan Kamang Baru - Lubuk Tarok - Sijunjung - Koto VII - Kecamatan IV Nagari - Kecamatan Kupitan - Kecamatan Sumpur Kudus |
JUTAAN Ton JUTAAN Ton JUTAAN Ton JUTAAN Ton JUTAAN Ton JUTAAN Ton JUTAAN Ton |
Penyebaran Cukup Luas dengan kalori dan sufur yang bervariasi |
|
13.
|
Emas Alluvial Primer
|
- Kecamatan IV Nagari - Kecamatan Sijunjung - Kecamatan Kupitan - Kecamatan Koto VII - Kecamatan Kamang Baru |
Cukup lumayan Cukup lumayan Cukup lumayan Cukup lumayan Cukup lumayan |
Tersebar di DAS dan perbukitan |



Visitors : 645055
Online : 7