Selasa, 29 Juli 2014 / 0 Syawwal 1435 H
Profil Dinas Perternakan dan Perikanan

Dasar Hukum : Peraturan Daerah Kabupaten Sijunjung Nomor 5 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah

 

Dengan berpedoman kepada pasal 7 ayat (2) Peraturan Daerah No. 5 Tahun 2008 Dinas Peternakan dan Perikanan mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang  peternakan dan perikanan berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan.

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut diatas, sesuai dengan pasal 7 ayat (3) Peraturan Daerah No. 5 Tahun 2008, fungsi Dinas Peternakan dan Perikanan adalah sebagai berikut :

1.

Perumusan kebijakan teknis dibidang peternakan dan perikanan.

2.

Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum dibidang peternakan dan perikanan.

3.

Pembinaan dan pelaksanaan tugas dibidang  peternakan dan perikanan.

4.

Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsi.

 

   

 

Personil

Personil Dinas Peternakan dan Perikanan keadaan sampai akhir tahun 2013 secara keseluruhan berjumlah 86 orang yang tersebar pada Dinas Peternakan dan Perikanan kabupaten dan semua unit kerja pendukung tugas pokok dan fungsi dinas, dengan berbagai status kepegawaian dan  tingkat pendidikan.

a.   Personil menurut Tempat Tugas

Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing,  personil Dinas Peternakan dan Perikanan sebagian besar ditempatkan pada dinas Kabupaten, UPTD Pasar Ternak Palangki, Balai Benih Ikan (BBI) di Sumpur Kudus, Latang dan Aie Amo, Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan)  pabrik pakan mini dan Depo Ikan Palangki, dengan rincian seperti tertera pada Tabel 1 berikut :

 

Tabel 1. Sebaran Tempat Tugas dan Status Personil Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sijunjung Keadaan   Bulan Desember Tahun 2013

No

Uraian

PNS (orang)

Kontrak

(orang)

THL (orang)

Jumlah

(orang)

 

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

 

Dinas Kabupaten

UPTD Psr Ternak Palangki

BBI di Latang

BBI di Sp. Kudus

Pabrik Pakan

BBI di Aie Amo

Puskeswan Muaro

Depo ikan

Puskeswan Palangki

Puskeswan Kiliran Jao

 

 

35

7

3

-

-

-

4

1

4

2

 

 

5

4

-

2

-

-

-

-

1

2

 

-

-

4

3

2

5

-

-

-

-

 

 

40

11

7

5

2

5

4

1

5

4

Jumlah

56

14

14

84

Sumber : Dinas Peternakan dan Perikanan (2013)

 

Dari Tabel 1 di atas dapat dilihat bahwa sebagian besar personil Dinas Peternakan dan Perikanan berada di kantor kabupaten karena pada prinsipnya seluruh program/kegiatan dilaksanakan dari kabupaten. Personil di UPTD dan Puskeswan merupakan  perpanjangan tangan dinas di lapangan yang melaksanakan pelayanan langsung kepada masyarakat. Selain itu juga ada personil yang ditempatkan di unit sarana prasarana pendukung tupoksi dinas, seperti Depo Ikan dan Unit Pengolah Pakan Ikan yang sifat tugasnya adalah operasional lapangan.

 

Sarana dan Prasarana

A.  Kelembagaan

Kelembagaan yang ada dalam menunjang pembangunan peternakan dan perikanan di Kabupaten Sijunjung antara lain 83 kelompok peternak dan 79 kelompok pembudidaya ikan, Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA), Asosiasi peternak dan pembudidaya ikan, Koperasi Unit Desa, Koperasi berbasis komoditi peternakan dan perikanan, Koperasi serba usaha yang tersebar hampir merata di seluruh kecamatan dan nagari.

B. Sarana Penunjang

Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Peternakan dan Perikanan didukung dengan keberadaan sarana penunjang pengembangan agribisnis peternakan dan perikanan dari hulu sampai ke hilir. Penyediaan sarana penunjang ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan di bidang peternakan dan perikanan dan membantu masyarakat dalam pengembangan usaha peternakan dan perikanan. Sarana penunjang dimaksud adalah :

a.  UPTD Balai Benih Ikan

Bertujuan memproduksi benih ikan berbasis sumberdaya lokal untuk penyediaan benih ikan bagi usaha perikanan masyarakat. Terdapat 3 unit instalasi Balai Benih Ikan yakni BBI Latang di Nagari Latang Kec. Lubuk Tarok, BBI Sumpur Kudus di Nagari Sumpur Kudus Kec. Sumpur Kudus dan BBI Aie Amo di Nagari Aie Amo Kec. Kamang Baru.

b.  Pusat Pembibitan Unggas

Bertujuan memproduksi unggas lokal (ayam buras) untuk disebarkan kepada masyarakat dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat dan peningkatan ketahanan pangan keluarga. Pusat Pembibitan Unggas terletak di Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung selama tahun 2013 tidak berproduksi karena lokasi unit pembibitan terserang Flu burung sehingga dinetikan untuk sementara.

c.  Pabrik pakan mini

Bertujuan memproduksi pakan ikan/ternak dengan harga terjangkau di masyarakat dan kualitas terjamin. Pabrik pakan mini ini juga berlokasi di Nagari Muaro Kecamatan Sijunjung.

d.  Pusat Kesehatan Hewan. ( Puskeswan )

Puskeswan merupakan unit pelayanan kesehatan hewan milik masyarakat. Terdapat 3 unit Puskeswan yakni Puskeswan Muaro di Nagari Muaro Kecamatan Sijunjung, Puskeswan Palangki di Nagari Palangki Kec. IV Nagari dan Puskeswan Kiliran Jao di Nagari Muara Takung Kec. Kamang Baru. Pelayanan kesehatan hewan yang dapat diperoleh antara lain pemeriksaan, pengobatan, dan vaksinasi ternak dan hewan peliharaan, Rekomendasi sitergigit hewan tersangka rabies dan penyuluhan kesehatan hewan. Pelayanan Puskeswan meliputi wilayah yang meliputi beberapa kecamatan, sementara perpanjangan pelayanannya di masing-masing kecamatan dilaksanakan melalui posyanak yang berada dilingkungan kecamatan.

e.  SPIB / ULIB

Satuan Pelayanan Inseminasi Buatan ( SPIB ) dan Pos IB ( Inseminasi Buatan ) merupakan satuan pelayanan yang berhubungan dengan reproduksi pada ternak. 8 unit Pos IB terdapat ditiap kecamatan dan 1 unit SPIB di Kabupaten.  Sedangkan Unit Layanan Inseminasi Buatan (ULIB) merupakan unit pelayanan IB milik kelompok tani dimana jangkauan Pos IB/Posyanak agak jauh sehingga untuk peningkatan realisasi IB dibangun ULIB dari dana APBN (Ditjennak). Sampai tahun 2013 telah terdapat 7 lokasi ULIB yakni Kelompok Hidup Bersama di Nagari Muara Takung Kec. Kamang Baru, Kelompok Agri Sepakat di Nagari Tanjung Bonai Aur Kec. Sumpur Kudus, dan Kelompok Amanah Nagari Pematang Panjang kec. Sijunjung, Kelompok Sinar Pagi Nagari Latang Kec. Lubuk Tarok, Kelompok Sumando Ninik Mamak Nagari Tanjung gadang Kec. Tanjung Gadang, Kelompok Tunas Muda Nagari Kamang Kec. Kamang Baru dan Kelompok Bukit Talago Nagari Padang Laweh Kec. Koto VII.

f. Depo ikan

Depo ikan merupakan sarana fasilitasi penganggaran benih ikan dan ikan konsumsi yang diproduksi BBI ataupun masyarakat terutama dalam hal memudahkan jangkauan masyarakat terhadap kebutuhan benih ikan konsumsi dan sekaligus diharapkan sebagai penyangga harga benih dan ikan konsumsi tersebut. Letak Depo ikan yang strategis di pinggir jalan Lintas Sumatera di Nagari Palangki Kec. IV Nagari memberikan kemudahan bagi konsumen dalam memperoleh benih ikan ataupun ikan konsumsi ketimbang harus datang ke BBI atau kelompok pembudidaya ikan yang letaknya lumayan jauh.

g. UPTD Pasar Ternak  Regional Palangki

UPTD Pasar Ternak Palangki merupakan pasar ternak regional yang terletak di Nagari Palangki Kec. IV Nagari,  Pasar Ternak Regional Palangki merupakan pusat pemasaran ternak di Kabupaten Sijunjung dengan cakupan wilayah regional Sumatera. Dengan keberadaan Pasar Ternak Regional Palangki, peternak di Kabupaten Sijunjung akan lebih mudah memasarkan ternaknya. Kemudahan pemasaran diharapkan dapat memotivasi peternak  lebih mengembangkan usaha peternakan. Di samping keberadaan Pasar Ternak Regional Palangki  terdapat Pasar Ternak Kumanis yang merupakan Pasar Ternak Lokal yang berlokasi di Nagari Kumanis, Kecamatan Sumpur Kudus dengan cakupan wilayah pemasaran lokal yang keberadaannya menjadi penyangga Pasar Ternak Regional Palangki.

h. Tempat Pemotongan Hewan (TPH)

TPH adalah fasilitas yang disediakan Pemerintah Daerah bagi masyarakat dalam melakukan pemotongan hewan ternak untuk memperoleh daging konsumsi yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal). Terdapat 3 unit TPH yang sudah dimiliki yakni TPH Sijunjung di Nagari Sijunjung,Kecamatan Sijunjung, TPH Kiliran Jao di Nagari Muaro Takung Kec. Kamang Baru dan TPH Kumanis di Nagari Kumanis Kec. Sumpur Kudus.

 

*terakhir diperbaharui : april 2014