Ancaman Siber Meningkat, OJK Minta Bank Perkuat Edukasi dan Sistem Perlindungan Data
2 Bulan yang lalu
JAKARTA, investortrust.id - Derasnya arus digitalisasi membuat perlindungan data menjadi isu krusial bagi industri jasa keuangan, termasuk perbankan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri ini memperkuat edukasi dan sistem perlindungan data.
Plt Kepala Departemen Pengawasan Konglomerasi Keuangan OJK Yudi Permana mengungkapkan, masifnya serangan siber pasca pandemi Covid-19 telah menempatkan sektor keuangan di posisi keempat sebagai target utama. Sepanjang 2024 saja, tercatat 330,5 juta serangan siber terjadi di Indonesia.
“Sejak Covid-19 terasa sekali bagaimana insiden siber meningkat, karena ada kebutuhan masyarakat untuk bertransaksi digital,” ujarnya, dalam keterangan pers, Kamis (25/9/2025).
"A business consulting agency is involved in the planning, implementation, and education of businesses."
Tim Tanggap Insiden Siber TTU Terbentuk, Perkuat Keamanan Digital Daerah
Tim Tanggap Insiden Siber TTU Terbentuk, Perkuat Keamanan Digital Daerah
Tingkatkan Talenta Siber & Perkuat Keamanan Digital Pendidikan di Indonesia melalui Bug Bounty 2025
Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyelenggarakan Anugerah Bug Bounty 2025 sebagai bentuk apresiasi atas laporan celah keamanan yang valid, berdampak, dan memiliki poin tertinggi.
The standard Lorem Ipsum passage, used since 1966
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.